Mati lampu lagi, Bung~!

January 21st, 2008 | Posted by wiehanne

“Habis Gelap Terbitlah Terang” adalah judul buku dari mendiang R.A.Kartini, seorang pejuang emansipasi wanita. Setiap tahun, tanggal 21 April diperingati sebagai hari Kartini.

Akan tetapi, judul hanyalah judul. 63 tahun sudah Indonesia merdeka. Kegelapan sepertinya masih enggan angkat kaki dari negara kita. Bukan hanya dalam hal emansipasi wanita, tetapi dalam hal listrik juga. Betul, mati lampu alias tidak ada listrik, terutama di area Sumut, Medan tepatnya, yang katanya kota terbesar ke-3 di Indonesia.

MatiLampu

Memasuki hari ke 21 dari tahun 2008, yang namanya mati lampu sudah terjadi sekurang - kurangnya 5 kali dengan lama 2 jam setiap kali mati. Beruntung tak separah tahun lalu yang sampai 3 x sehari, seperti makan obat aja.Tak jarang ketika saya sedang asyik - asyiknya bekerja atau maen game di depan laptop, tiba - tiba GELAP! Aksi gigit jari atau teriak - teriak pun terjadi kalau belum sempat di-save filenya. Atau ketika sedang makan malam, tiba - tiba GELAP! Alhasil, candlelight dinner dadakan pun dilakonin.

ChargedLamp

“Beli Genset saja”, kata orang - orang yang sudah tidak tahan lagi. Iya, bisnis genset memang sempat HOT and SPICY banget tahun lalu. Saya sih pengen banget punya genset di rumah. Apa daya, karena masalah penempatan dan ruang di rumah, saya harus melupakannya. Yah, daripada terjadi musibah atau bahkan kematian karena asap genset yang menggepul di dalam rumah.

Agaknya harapan warga kota Medan untuk bisa menikmati listrik sepanjang tahun masih jauh dari harapan.

One Comment

Leave a Reply